Berfikir kreatif



Permasalahan yang ada di kehidupan nyata sangat berbeda dengan permasalahan yang ada di perkuliahan ataupun di sekolah.
Apakah berfikir kreatif itu?
Tak semua orang bisa berfikir kreatif karena dari sekolah hingga perkuliahan mereka diajarkan untuk berfikir secara analitis. Berfikir analitis menuntut siswa ataupun mahasiswa untuk menyusun argumen yang logis, mencari jawaban yang benar dan mengeliminasi jawaban yang salah. Harusnya dari sekolah diajarkan untuk berfikir analitik dan kreatif karena kedua hal tersebut sangat di perlukan untuk menjadi sukses dalam dunia kerja/ usaha.
Berfikir kreatif adalah proses penciptaan jalan keluar dari sebuah masalah. Jalan keluar tersebut merupakan jlan keluar baru.
Metode berfikir kreatif
Beberapa metode yang di pakai untuk memecahkan masalah secara kreatif, yaitu:
  1. Evolusi
  2. Sintesa
  3. Revolusi
  4. Reaplikasi
  5. Ubah cara pandang
brainstorming
Mengeluarkan gagasan merupakan kesulitan tersendiri bagi beberapa orang. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah brainstorming atau curah gagasan.
Tujuan Brainstorming
  1. Menstimulasi agar berfikir di luar kebiasaan
  2. Menghasilkan sekumpulan ide yang dapat dikembangkan dan dimodifikasi.
Mitos berfikir kreatif
Berikut ini adalah beberap hal yang di yakini sebagai mitos yang menjadi penghalang bagi berfikir kreatif, yaitu:
  1. Setiap masalah hanya punya satu solusi
  2. Solusi/ metode terbaik telah ditemukan maka tidak ada gunanya mencari solusi/ metode alternatif
  3. Jawaban kreatif itu selalu melibatkan teknologi tinggi
  4. Ide itu semata-mata anugrah dari langit dan tidak bisa di cari.
Penghalang berfikir kreatif
  1. Tidak mau mengubah sudut pandang
  2. Tidak mau menerima perubahan
  3. Merasa tidak berdaya
  4. Takut di tertawakan

Comments

Popular posts from this blog

Cabe jawa (piper retrofractum Vahl).

Tidak semua bisa kita miliki