Sembah sujudku

Dalam sepi aku berdoa
Di heningnya malam
Dalam sujud sembahku
Seluruh tubuhku berzikir

Mengagungkan asmamu
Lantunan ayat suci menggema
Mengantarkanku pada ketenangan malam
Pada tentramnya jiwa

Tuhan
Tiap jengkal jejakku
Letih kurasa kakiku menapak
Tapi aku tak pernah ragu
Untuk mencari cahayamu
Cahaya yang selalu kurindu
Di setiap waktuku
Tuhan
Kini cahaya itu tepat dihadapanku
Namun ia mulai memudar
Apakah aku masih belum pantas mendapatkannya?


Langit meninggalkan kabut di puncak hati
Berderai hingga ke samudra jiwa
Lelah menahan cinta
yang hanya bisa membisu seribu bahasa


Comments

Popular posts from this blog

Cabe jawa (piper retrofractum Vahl).

Tidak semua bisa kita miliki