Pengunaan biduri sebagai obat

Biduri (calotropis gigantean [willd] dryand.ex W.T.) merupakan tumbuhan semak tegak dengan tinggi 0,5-3 m. Tumbuhan ini biasanya banyak tumbuh di daerah bermusim kemarau panjang, seperti padang rumput yang kering, lereng-lereng gunung rendah, dan berpasir.
Tumbuhan ini mengeluarkan getah berwarna putih, encer, arsanya pahit dan kelat, lama-kelamaan terasa manis, baunya sangat menyengat dan beracun, jika dilukai. Kulit batang biduri juga mengandung bahan serat yang dapat digunakan untuk membuat jala.
Tumbuhan ini memiliki nama yang berbeda di setiap daerah. Misalnya di Sumatera di sebut rubik, bidui, lembega, rumbigo, babakoan, badori, widurio, saduri, sidoguri. Di bali dinamakan manori, maduri. Di nusa tenggara dikenal dengan muduri, krokoh, kolonsusu, modo kapauk dan di Sulawesi dinamakan rambega.
Tumbuhan semak ini juga dapat digunakan sebagai obat. Berikut contoh pemakaiannya:
Untuk kaki yang pegal dan lemas:
Caranya:  cuci akar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk halus. Tambahkan tepung beras (sama banyak) dan aduk sampai rata. Gosokkan ramuan pada bagian kaki yang sakit.

Untuk mengobati bisul
Caranya : teteskan getah buah diatas bisul yang membandel.

Untuk mengobati luka pada kaki
Caranya: cuci luka pada kaki, lalu olesakn getah biduri pada bagian luka tersebut.

Untuk mengeluarkan duri halus yang tertusuk di tubuh
Caranya : teteskan getah biduri pada bagian tubuh yang tertusuk duri. Secara langsung, getah akan mengeluarkan duri di dalam kulit dengan sendirinya.

Untuk mengobati pembesaran getah bening
Caranya : oleskan kelenjar yang membengkak dengan getah biduri.

Untuk mengobati sakit perut
Cuci daun sampai bersih, lalu layukan di atas api. Oleskan minyak di bagian permukaan daun kemudian letakkan daun di sekitar perut.

Untuk mengobati kudis
Caranya ; cuci 1 genggam daun segar sampai bersih, lalu bilas dengan air matang. Layukan daun-daun tersebut di atas api, lalu tumbuk daun tambahkan ¼ sendok teh kapur sirih. Penumbukan dilakukan sampai ramuan menjadi adonan, seperti bubur kental. Terakhir oleskan ramuan pada tangan dan kaki yang kudisan.

Untuk mengobati gatal
Caranya : cuci daun biduri sampai bersih, lalu oleskan minyak kelapa di bagian permukaannya dan layukan di atas api. Bahan tersebut digunakan untuk membalur kulit yang gatal.

Catatan:
Jangan menggunakan getah ini secara berlebihan. Sebab dosisi yang berlebihan dapat menyebabkan tanda-tanda keracunan.

Atlas tumbuhan obat Indonesia jilid 2
Dr. setiawan




Comments

Popular posts from this blog

Cabe jawa (piper retrofractum Vahl).

Tidak semua bisa kita miliki