Garis

Garis- garis mulai mendingin di tengah kekacauan hati
Terpaku di sudut yang sunyi
Merintih tetesan di hati
Ketika batu luluh untuk menepati janji

Haruskah aku berlari
Menjauh darinya
Atau menikmati luka yang mencabik-cabik hatiku
Perlahan kabut menyingkapkan wajah ayu

Yang berdiri kokoh di hadapanku
Memberikanku 1 hal sebelum kepergiannya
Sebuah senyum indah dan harapan agar aku mampu berdiri tegak di atas kakiku sendiri

Comments

Popular posts from this blog

Cabe jawa (piper retrofractum Vahl).

Tidak semua bisa kita miliki