Maaf, rindu ini tak terujar langsung padamu

Rinduku yang hanya tertaut dalam doa
Berharap sampai padamu
Di waktu yang tepat
Lelaki yang ku harap akan menjadi imamku

Kamu yang menghiasi hatiku
Maafkan aku
Yang tak mampu lagi berujar rindu
Biarlah hanya aku dan sang Pencipta yang tahu
Gejolak yang membara di hatiku

Kamu yang jauh di sana
Adakah memiliki rasa yang sama
Pada rindu yang tumbuh dan menyesakkan dada

Comments

Popular posts from this blog

Cabe jawa (piper retrofractum Vahl).

Saatnya kamu berhenti