Posts

Mengekang masa

Risau air hujan membelah udara Mengalir kedinginan Menguatkan diri Melawan kebencian yang mengekang masa

Ketika cinta itu telah pergi

Kau tahu Cinta itu bisa memudar perlahan Namun sebuah komitmen dapat mempertahankan Kau tahu Ketika kau membuat seseorang cemburu Kau juga harus siap kehilangan cinta perlahan Sebab cemburu melukai hati Mengikis cinta yang ada Mengalirkan air mata Jangan berharap lebih Pada cinta yang kau hilangkan Sebab ia tidak akan pernah memberikan hatinya lagi Untuk seseorang yang telah menghancurkan hati Sudah cukup luka dan air mata Biarlah cinta hilang begitu saja Menguap tak bersisa

rini, si menyebalkan

Aini berteman dengan rini. Mereka sering berbincang dan inilah perbincangan mereka. Pertama Rini: ai, hari ini aku ikut lomba loh? Aini: jadi gimana di perlombaan tadi? Rini: tadi lawannya berat loh, ada yang 70 kg, 60 kg, dan aku cuma 50 kg Aini: kamu ikut lomba apa? Rini : lomba menulis Aini : hubungan menulis dengan berat badan itu apa? Rini: nga ada. Aku pergi dulu Aini: #&#&#& Kalau punya teman kayak gini itu rasanya sebagai latihan untuk menguji kesabaran bukan??? Hahahaha

Saatnya kamu berhenti

Berhentilah mencoba Untuk membuka hati yang tidak akan bisa kamu masuki Berhentilah mencoba Waktumu akan terbuang percuma Berhentilah mencoba menyemai benih cinta Di tanah yang pernah kamu hancurkan Karena semua akan percuma Tak pernahkah kau sadari itu Tak cukupkah waktu yang telah berlalu Tak bisakah ucapan menghalangi niatmu Sudah saatnya kamu berhenti

Kehilangan

Kediaman menguntai kata Ketika cinta membias di mata Andai waktu dapat bersua Takkan kugantung harapan cintaku padanya Wajah yang terlukis di hati Ingin segera ku hapus Agar aku tak lagi menangis di sisimu Menangisi luka yang ku toreh sendiri Di tepian duka aku berharap Lamunan ini pupus dan mati perlahan Hingga waktu yang bergulir tak lagi mengerti Apa yang akan di lakukan tubuh ini Tubuh yang telah kehilangan tuannya

Kematian

Sunyi menyekap gelap pekat

Penyesalan

Detik demi detik Terlewati dengan menghitung jarum penyesalan Yang tertanam di hati Penyangkalan yang berbuah pahit Kecemburuan yang semakin membakar Tenggelam dalam kegelapan samudera derita Senyum yang melayang Mentari yang menghilang