Posts

Maaf, aku cemburu

Maafkan aku yang cemburu pada kedekatanmu dengan sahabat perempuanmu. Aku kenal kamu dahulu, namun ia lebih lama bersamamu. Maaf, aku cemburu. Aku menyukaimu itu sebabnya aku cemburu. Namun aku sadar jika jodoh itu di tangan sang Pencipta. Jika doaku untukmu tidak terwujud, sang Pencipta pasti punya rencana terbaik untuk kita. Aku hanya perlu mengikhlaskanmu. Meskipun aku tahu mengikhlaskan itu adalah hal yang paling sulit untuk di lakukan. Aku cemburu Melihat kamu bersamanya.... Lalala Meskipun cemburu dan terluka.... Hidup harus tetap dinikamati dengan senyuman.... Ayo semuanya tersenyumlah...

Jodoh

Menurutku jodoh itu di tangan sang pencipta. Tahu alasannya kenapa aku bisa bilang begitu? Lihat saja orang yang telah lama berpacaran. Dan akhirnya memutuskan untuk menikah namun apa yang terjadi? Orang tua menolak dengan berbagai alasan hingga akhirnya mereka berpisah. Salah satunya menikah dengan orang yang disukai oleh orang tuanya. Restu orang tua secara tidak langsung adalah restu dari sang Pencipta. Semua yang terjadi di dunia ini juga merupakan atas izin sang Pencipta. Jadi menurutku jodoh itu ada di tangan sang Pencipta. Jika mencintai orang, dekati sang Pencipta. Lalu datang ke orang tuanya. Lalu ajak taaruf.

Merindumu, ibu

Wanita perkasa yang ku sebut ibu Aku merindumu, ibu Ingin bersua Ingin berbaring di pangkuanmu Ibu, rasa ini ingin membawaku terbang ke tempatmu Menemuimu yang telah lama tak ku temui Aku merindumu, ibu Rindu pada seorang ibu itu wajar bukan? Masakan yang paling enak adalah masakan seorang ibu. Ibu juga orang yang paling khawatir tentangmu. Orang yang selalu ada untukmu. Mungkin kamu tidak ingat. Ketika masih kecil Dan pengertian sakit. Siapa yang selalu menjagamu? Ibu. Yang selalu terbangun saat kamu menangis di tengah malam, adalah ibu. Ibu adalah wanita pertama yang di cintai anak lelakinya.

Maafkan, aku ibu yang selalu berada jauh darimu

Teruntukmu wanita terhebat di dunia, yang ku sebut ibu Bu, maafkan aku. Anak gadismu, yang selalu pergi jauh darimu. Selalu tak ada di rumah setelah setahun selesai SMA. Maafkan aku ibu, yang selalu ingin pergi berkelana ke beberapa tempat dan mencoba mencari tempat. Agar aku bisa mewujudkan impian ku membahagiakanmu. Aku tahu ibu selalu ingin aku disisimu. Menemanimu ketika sakit. Tapi bu langkahku masih berada jauh dari rumah. Maafkan aku bu. Aku rindu ibu.

Maafkan, aku ibu yang selalu berada jauh darimu

Teruntukmu wanita terhebat di dunia, yang ku sebut ibu Bu, maafkan aku. Anak gadismu, yang selalu pergi jauh darimu. Selalu tak ada di rumah setelah setahun selesai SMA. Maafkan aku ibu, yang selalu ingin pergi berkelana ke beberapa tempat dan mencoba mencari tempat. Agar aku bisa mewujudkan impian ku membahagiakanmu. Aku tahu ibu selalu ingin aku disisimu. Menemanimu ketika sakit. Tapi bu langkahku masih berada jauh dari rumah. Maafkan aku bu. Aku rindu ibu.

Untukmu

Teruntukmu yang jauh namun terasa dekat di hati Hai, Kenapa aku merasa kamu dekat dengan hatiku? Meskipun aku tidak pernah melihat wajahmu. Mengapa aku seakan tidak memperdulikan sikap cuekmu serta kamu yang terkadang tertidur ketika kita bbm-an? Aku juga tidak memperdulikan sikap mu yang suka bercanda dengan cewek lain. Kenapa aku bisa menerima semua itu, jika aku sayang padamu? Apakah aku benar-benar sayang padamu? Atau aku sadar, kamu punya kehidupanmu sendiri dan aku juga punya kehidupan sendiri. Dalam kehidupan mu ada teman cewek dan cowok yang menghiasianya. Begitu juga dalam kehidupanku. Aku tak ingin mengekangmu. Aku hanya ingin mendukungmu menjadi apa yang kamu inginkan. Semoga sang pencipta menjawab doa yang terselib di setiap shalatku....

Apakah baik dan buruk anak tergantung dari orangtuanya?

Orang tua selalu mengajarkan yang baik pada anaknya. Namun tidak semua anak yang terbentuk menjadi pribadi yang baik. Orang tua menyekolahkannya pada sekolah agama. Agar anak tahu agama, namun apakah orang tua tahu bagaimana pergaulan anaknya di luar rumah? Meskipun bersekolah di sekolah agama tetapi jika pergaulannya tidak tepat. Tetap saja anak akan terjerumus pada hal buruk. Baik dan buruk anak tidak semuanya tergantung pada orang tua. Namun tergantung pada anaknya sendiri. Mau atau tidak melaksanakan yang telah diajarkan oleh orang tua dan guru di sekolah.